Menyingkap Sarang Begal di Hutan Karet Ungaran

SEMARANG – Kawasan hutan karet di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menjadi lokasi paling ditakuti, apalagi setelah menjelang malam. Sejumlah pengendara yang nekat melintasi lokasi itu menjadi korban pembegalan.

“Lokasinya sepi dan gelap karena tidak tidak ada lampu penerangan sama sekali. Itu Jalan Semangu, areanya masuk Dusun Mendiro (Desa Kalongan). Itu jalan kabupaten yang menghubungkan Demak ke Karangjati, Ungaran,” kata Kepala Desa Kalongan, Yarmuji kepada Okezone, Jumat (20/5/2016).

Pria berusia 38 tahun itu menyampaikan, banyak aksi kejahatan di kawasan hutan karet tersebut. Kebanyakan pelaku melakukan pembegalan kepada pengendara yang melintas sendirian saat malam hari. Pelaku bergerak bagaikan ninja yang mendadak membuntuti korban-korbannya, memepet, lalu menendang korban hingga jatuh.

“Sudah banyak yang jadi korban. Warga kami sekira dua bulan lalu juga dibegal di situ. Setelah ditendang, korban jatuh lalu sepeda motornya dibawa kabur pelaku. Beruntung korban enggak diapa-apain lagi ketika jatuh. Dua pelaku langsung kabur ke arah utara (Demak),” papar Yarmuji.

Menurutnya, aksi pembegalan di kawasan hutan karet itu lebih banyak menyasar pengendara perempuan, meski tak jarang pengendara laki-laki turut jadi korban. Tak hanya warganya, pengendara dari luar daerah juga tak luput dari keganasan pelaku. Pelaku diperkirakan berusia 20-25 tahun dengan berboncengan mengendarai sepeda motor.

“Mungkin dalam setahun ini ada lima warga kami jadi korban. Itu belum termasuk warga lain yang tidak kami ketahui. Kami memang belum pernah bisa menangkap pelaku. Mereka masih muda, bukan warga sini. Beberapa korban bilang jika pelaku itu setelah melakukan aksinya, kabur ke utara. Kami belum tahu pasti mereka berasal dari mana,” ujarnya.

 

Sumber




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *